JEMBRANA – Program Jumat Curhat kembali digelar jajaran Polres Jembrana sebagai wadah komunikasi langsung antara kepolisian dan masyarakat. Kali ini kegiatan berlangsung di Vila Gelar, Banjar Gelar, Desa Batuagung, Jumat (13/2/2026) pagi, dengan menghadirkan perangkat desa, tokoh adat, hingga pelaku pariwisata.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 Wita itu dipimpin langsung Kapolres Jembrana dan dihadiri Plt Camat Jembrana Tri Karina Ambaradadi, Kapolsek Kota Jembrana I Ngurah Agus Dwi Widiatmika Putra, Perbekel Batuagung I Nyoman Sudarma, Bendesa Adat Ida Bagus Komang Mudiastika, tokoh masyarakat Ida Bagus Putu Arnawa, Ketua Pokdarwis I Wayan Wisada, serta sekitar 30 peserta lainnya.
Kapolres Jembrana menegaskan bahwa Jumat Curhat merupakan forum terbuka untuk menyerap langsung persoalan masyarakat agar dapat dicarikan solusi bersama. “Melalui kegiatan ini kami ingin mengetahui persoalan yang benar-benar terjadi di masyarakat, sehingga penanganannya bisa dilakukan bersama dan tepat sasaran, ” ujarnya.
Dalam dialog, Kapolsek Kota Jembrana menyampaikan bahwa wilayah Batuagung menjadi salah satu desa dengan kasus bunuh diri menonjol di Kecamatan Jembrana. Menanggapi hal itu, Kapolres menekankan pentingnya kepedulian lingkungan dan komunikasi keluarga untuk mencegah depresi berkepanjangan.
Ia juga mengajak pemerintah kecamatan dan desa memperkuat program kesehatan masyarakat, termasuk kesehatan mental, agar warga tidak mengambil jalan pintas saat menghadapi tekanan hidup.
Warga juga menyoroti peredaran narkoba di wilayah Jembrana. Kapolres mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus narkotika terus dilakukan jajaran kepolisian bersama Polda Bali, termasuk penyitaan ribuan pil ekstasi dan sabu di awal tahun.
Ia menekankan bahwa pemberantasan narkoba tidak cukup hanya penindakan, tetapi juga pencegahan dengan menekan jumlah pengguna. “Kalau ada keluarga yang ingin sembuh, silakan lapor. Kami bisa bantu rekomendasikan rehabilitasi, termasuk ke pusat rehabilitasi di Lido Sukabumi. Tapi kalau ditangkap saat memakai atau mengedar, proses hukum tetap berjalan, ” tegasnya.
Selain itu, pengelola objek wisata Gelar meminta dukungan pengamanan dan penataan parkir. Kapolres menyatakan pihaknya siap memberikan asistensi pengamanan serta mendorong koordinasi dengan desa agar sistem parkir dan jalur evakuasi memenuhi standar keselamatan.
Permintaan bantuan sarana pos kamling dari pemerintah desa juga mendapat respons positif. Kapolres menyebut bantuan akan diberikan bertahap sesuai kemampuan.
Ia turut mengingatkan masyarakat agar disiplin berlalu lintas, termasuk penggunaan helm, pengamanan kendaraan saat parkir, serta pengawasan orang tua terhadap anak di bawah umur yang menggunakan kendaraan bermotor maupun sepeda listrik. Polres Jembrana juga menegaskan komitmen tegas terhadap anggota yang terlibat narkoba dengan sanksi pemecatan.
Kegiatan Jumat Curhat berlangsung tertib, aman, dan lancar. Polisi mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan gangguan kamtibmas atau tindak kriminal melalui layanan darurat 110.

Ani a