Jembrana - Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026 yang beririsan dengan Hari Suci Nyepi, Polres Jembrana menggelar Rapat Koordinasi Operasi Ketupat Agung Tahun 2026, Sabtu (14/2/2026), bertempat di Ruang Rapat VIP ASDP Gilimanuk.

Rapat dipimpin langsung Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, S.H., S.I.K., M.I.K., dan dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Jembrana, TNI, instansi pelabuhan, operator penyeberangan, tokoh adat, hingga stakeholder transportasi penyeberangan lintas Bali–Jawa.

Kapolres Jembrana dalam arahannya menegaskan bahwa pengamanan Operasi Ketupat Agung 2026 akan dimulai 13 Maret 2026 dan diawali Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) sejak 10 Maret 2026. Ia menekankan pentingnya evaluasi pola pengamanan tahun sebelumnya mengingat momentum Idul Fitri tahun ini berdekatan dengan Hari Raya Nyepi pada 19 Maret 2026.
“Sinergitas dan kesiapan sejak dini menjadi kunci agar arus mudik dan rangkaian Nyepi berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa gangguan berarti, ” tegas Kapolres.
Dalam rapat tersebut, Manager Usaha PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Gilimanuk memaparkan kesiapan sarana prasarana serta skema pola operasi Normal, Padat, dan Sangat Padat di lintasan Ketapang–Gilimanuk. Sejumlah langkah antisipatif disiapkan, mulai dari optimalisasi buffer zone, pengoperasian kapal tambahan, hingga penerapan delaying system untuk mengendalikan kepadatan kendaraan.
Polres Jembrana sendiri telah menyiapkan sejumlah strategi pengamanan, di antaranya rekayasa lalu lintas menuju dan keluar Pelabuhan Gilimanuk, kanalisasi kendaraan di Terminal Kargo Cekik, penempatan personel pada titik-titik rawan kepadatan, serta pembentukan Pos Terpadu yang melibatkan seluruh stakeholder terkait.
Selain aspek lalu lintas, perhatian juga diberikan terhadap kesiapan rest area, pengendalian tiket berbasis elektronik, serta antisipasi potensi gangguan seperti cuaca ekstrem dan kondisi darurat lainnya. Polres Jembrana juga merespons berbagai masukan, termasuk dukungan pengamanan jalur prosesi Mekiis menjelang Nyepi serta penanganan infrastruktur penunjang di sekitar kawasan pelabuhan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana menyatakan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran Operasi Ketupat Agung 2026 melalui penguatan koordinasi lintas instansi dan percepatan penanganan sarana pendukung.
Rapat koordinasi tersebut menghasilkan kesimpulan bahwa kesiapan armada dan pola operasi telah disusun secara terukur berbasis data, dengan penguatan kapal dan optimalisasi trip pada kondisi sangat padat.
Seluruh pihak sepakat untuk terus menjaga komunikasi dan respons cepat terhadap dinamika di lapangan.
Kegiatan berlangsung aman dan lancar, mencerminkan soliditas dan kesiapan seluruh unsur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang akan melintasi Pelabuhan Gilimanuk pada momentum Lebaran dan Nyepi 2026.

Ani a